Image

okezone.com

Back to Okezone
  • Kongkow
  • Rerun Redbons Discussion: Mungkinkah Terjadi Poros Tengah? (Selasa, 13 Maret 2018)
12 March 2018 18:04 #1
3558 2

Rerun Redbons Discussion: Mungkinkah Terjadi Poros Tengah? (Selasa, 13 Maret 2018)

Muncul wacana Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Demokrat untuk membentuk poros ketiga di Pemilihan Presiden 2019. Poros ketiga untuk menentukan Calon Presiden (Capres) alternatif di luar Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diketahui, saat ini sudah ada dua poros parpol yakni PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP menjadi satu poros dan Gerindra, PKS membentuk satu poros lain. Sementara itu, Demokrat, PKB, dan PAN masih belum menentukan apakah berkoalisi dengan barisan PDI Perjuangan atau Gerindra, bahkan kemungkinan membentuk poros ketiga bisa menjadi alternatif lain.

Munculnya poros ketiga dalam Pilpres 2019 yang akan datang tak mustahil. Jika dilihat dalam Pilkada DKI Jakarta, PAN, Demokrat, PPP, dan PKB. Keempat partai tersebut membuka poros baru dengan mengusung kader Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub DKI 2017.

Lalu, apakah poros baru ini akan bisa terbentuk? Temukan jawabannya dalam Rerun Redbons Discussion, Mungkinkah Terjadi Poros Tengah? (Selasa, 13 Maret 2018) pukul 20.00 WIB hanya di warungkopi.okezone.com



Share :
13 March 201814:07 #2
Join Date: 13 March 2018
Post: 0

Poros ketiga diperlukan, untuk menjaga Marwah dari demokrasi di Indonesia.

13 March 201815:31 #3
Join Date: 7 March 2018
Post: 4

Pengamat pemilu, Girindra Sandino, berpendapat Poros Tengah bisa menjadi pesaing kuat bagi poros Joko Widodo maupun poros Prabowo Subianto di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Poros yang wacananya digawangi Partai Demokrat bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini patut di waspadai poros lawan.

''Proyeksi konfigurasi politik Yalla shoot tersebut harus dicermati dan diantisipasi oleh kubu-kubu yang mengklaim kubunya paling kuat dalam Pilpres 2019,'' kata Girindra di Jakarta, Jumat (9/3).

Ia mengatakan pembentukkan Poros Tengah sebagai koalisi politik tandingan jangan sekadar 'pakta politik kosong'. Pembentukan Poros Tengah harus bisa menjadi pilihan strategis yang dapat dipertimbangkan.

Apalagi, kata Girindra, perilaku pemilih Indonesia sangat suka terhadap hal-hal baru yang mengedepankan harapan baru. Kehadiran Poros Tengah diyakini bisa menjadi alternatif pilihan di luar dua koalisi yang sudah ada sebelumnya. ''Ini sebuah alternatif, pemusnah kejenuhan politik,'' katanya.

Wakil Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia ini mengapresiasi PKB dan PAN yang dinilainya sudah menuju ke arah pembentukan poros tengah tersebut.

''Saya kira sudah betul arah politik PKB dan PAN membangun Streaming poros ketiga alternatif politik untuk rakyat," ujarnya. ''Saya kira poros ketiga yang digawangi Partai Demokrat merupakan hal yang wajar dalam kontestasi demokrasi kita. Walau, sebagian kalangan menilai koalisi di luar kubu Jokowi dan Prabowo sulit terwujud.''