Image

okezone.com

Back to Okezone
  • Ngobrol
  • Hukum
  • Hhmm... Ada Skenario Dibalik Pemilihan Kapolri
24 July 2013 00:24 WIB #1
454 0 Bookmark
Join Date: 22 November 2012
Post: 2232

Hhmm... Ada Skenario Dibalik Pemilihan Kapolri

Indonesian Police Watch (IPW) menduga fenomena pergantian kapolri secara mengejutkan pada 2010 lalu akan kembali terulang. Saat itu, Presiden SBY mengusulkan Kapolda Metro Jaya Timur Pradopo sebagai Kapolri. Mengejutkan karena nama Timur sama sekali tidak pernah masuk dalam perkiraan. Pria berkumis itu menyisihkan jenderal-jenderal lainnya sebut saja Nanan Sukarna dan Tito Sumardi. Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, melihat bukan tak mungkin Kapolda Metro Jaya saat ini, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno diusulkan jadi Kapolri menggantikan Timur Pradopo yang akan pensiun pada Agustus nanti. Syarat untuk menjadi Kapolri salah satunya yakni punya bintang tiga. Syarat itu bukan perkara sulit bagi Putut jika memang mendapat restu. Skenario awalnya, menurut Neta adalah pensiunnya Wakapolri, Komjen Pol Nanan Sukarna pada Juli ini. "Wakapolri tentu akan diisi jenderal bintang tiga senior. Sangat mustahil kalau Jenderal Bintang Dua tiba-tiba naik. Nah, sekarang ini para Jenderal Bintang Tiga senior mengikuti bursa Calon Kapolri, kecuali Oegroseno," kata Neta kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (24/7/2013). Neta menganalisa, diangkatnya Komjen Pol Oegroseno yang kini menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) menjadi Wakapolri mebuka peluang posisi yang ditinggalkannya untuk ditempati Putut. "Ini berkaitan dengan setingan untuk calon kapolri. Jadi begitu Oegroseno naik, posisinya akan diisi oleh Putut untuk dapat bintang tiga dan akan masuk bursa Kapolri," tegasnya. Jika apa yang diungkapkan Neta benar, maka Putut akan mengikuti kesuksesan Timur saat merintis menjadi Kapolri. Betapa tidak, sebelum didaulat menjadi Kapolri, Timur menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Kemudian, Timur bisa mendapatkan bintang tiga saat menduduki posisi Kabaharkam menggantikan Komjen Iman Haryatna yang pensiun. Namun, skenario itu bisa saja berubah. Sebab, masih ada calon-calon lain yang berpotensi menjadi Kapolri. Mereka adalah Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian Komjen Pol. Budi Gunawan, dan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Sutarman dan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar. "Tapi yang menarik adalah pertarungan tiga mantan ajudan presiden. Sutarman (ajudan Presiden Gus Dur) Budi Gunawan (ajudan Megawati) dan Putut (ajudan SBY). Ini menarik karena tiga mantan ajudan merebut posisi Kapolri. Dari tiga ini yang kuat adalah Budi dan Putut," tutupnya.
Ah banyak banget kemunafikan, kebohongan yang sudah terjadi... ya sudah kadung begitu mau diapain lagi.. SUMBER
Share :