Image

okezone.com

Back to Okezone
21 September 2016 09:27 WIB #1
465 0 Bookmark
Join Date: 1 March 2016
Post: 7

Pengertian dan Teknik-teknik Hidroponik

Hidroponik (Inggris: hydroponic) berasal dari kata Yunani yakni hydro (air) dan ponos (daya). Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture yang berarti budidaya tanaman tanpa tanah.

Singkatnya hidroponik adalah sebuah teknik pemudidayaan tanaman yang memanfaatkan unsur air, dan tanpa menggunakan unsur tanah pada media tanamnya.

 

Ini bisa diterapkan, karena teknik hidroponik cukup mampu untuk memenuhi nutrisi pokok bagi tanaman, yaitu melalui pengaliran air yang maksimal, sementara sebagai media tanamnya Anda bisa menggunakan beberapa pilihan berikut seperti: pecahan batu, pasir, batu apung, serabut kelapa, potongan kayu, dan alternatif-alternatif lainnya yang bisa menyerap unsur air.

Namun, meskipun metode hidroponik lebih menekankan pada pemberian unsur air yang maksimal, itu bukan berarti bahwa budidaya tanaman hidroponik mengharuskan penggunaan air yang banyak.

Hidroponik tetap bisa tumbuh meski di tempatkan di lingkungan rendah air. Anda cukup menyesuaikan cara pengairannya agar pengairan bisa maksimal.

 

Menarik bukan?

Karena kelebihan itulah, metode hidroponik banyak digunakan dan dikembangkan oleh berbagai negara, seperti: Jerman, Jepang, Belanda, Inggris, Indonesia, dan negara-negara lainnya.

 

Di Indonesia, tanaman yang sering dibudidayakan dengan metode hidroponik hanya tanaman yang memiliki nilai jual tinggi, di antaranya adalah: paprika, tomat, timun melon, terong Jepang, dan selada.

 

Meskipun demikian, banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal teknik ini, sehingga peluang bisnis untuk hidroponik masih terbuka lebar, apalagi jika dilihat dari negara-negara lain, seperti: Jerman, Jepang, Belanda dan Inggris yang saat ini terus berinovasi dalam perkembangan metode ini.

 

Prinsip Hidroponik

 

Hidroponik berasal dari bahasa Yunani ialah hydro yang memiliki arti air dan ponos yang mana artinya adalah daya. Hidroponik pula disebut sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Maka hidroponik adalah budidaya tanaman yang menggunakan air dan tidak memanfaatkan tanah untuk media tanam atau soilless.

 

1. Cahaya Matahari

 

Sama seperti halnya tanaman yang hidup dikebun atau media tanah, tanaman hidroponik membutuhkan pencahayaan 8-10 jam cahaya matahari untuk setiap harinya, agar menghasilkan pertumbuhan tanaman yang maksimal. Bisa juga menggunakan lampu yang berintensitas tinggi sejenis lampu LED bercahaya tinggi yang dapat dimanfaatkan jika tidak ada cahaya matahari.

 

2. Udara (Oksigen dan Karbon Dioksida).

 

Dissolved Oxygen atau oksigen terlarut didalam air sebaiknya ada pada dikisaran lebih dari 6 ppm. Monitor takaran oksigen terlarut dengan menggunakan Dissolved Oxygen meter. Kita dapat menggunakan pompa udara dan airstone (batu berpori lembut) yang pada umumnya dipakai dalam akuarium untuk membikin sirkulasi udara didalam air menjadi lebih baik. tidak hanya Oksigen, tanaman juga memerlukan karbon dioksida yang untuk bisa berfotosintesis dengan optimal.

 

3. Air.

Hampir semua jenis air bisa dipakai dalam budidaya tanaman semacam hidroponik. Air yang difilter melalui Reserve Osmosis (OS) adalah sumber terbaik di 15-60 EC atau air tanah yang jernih. Air dengan kadar EC yang rendah PH atau mendekati 0, merupakan air terbaik sebagai pelarut atau penggabung nutrisi untuk tanaman hidroponik. Anda bisa mengukur kadar EC air memakai alat TDS/ EC Meter.

4. pH Level.

 

pH ialah part of Hidrogen yang terdapat didalam air. pH Nutrisi adalah hal yang paling diperhatikan dalam bertanam hidroponik. Jika pH nutrisi menjauh dari kisaran optimum, nutrisi itu akan menjadi lenyap bagi tumbuhan. Tingkatan pH terbaik untuk semua jenis tumbuhan berbeda, tidak sama antara satu jenis tanaman dengan jenis yang lain. Namun rentang yang baik bagi kebanyakan tanaman hidroponik yaitu 5.5-6.5.

 

5. Suhu Udara.

 

Suhu udara memegang peranan penting terhadap proses tumbuhnya tanaman. Ada beberapa jenis sayuran yang dapat tumbuh kembang dengan baik di tempat beriklim dingin, namun ada pula sayuran yang tidak bisa tumbuh subur di lokasi cuaca dingin ataupun kebalikannya. Untuk tanaman beriklim dingin, akan dapat tumbuh maksimal pada suhu 16-28 derajat celcius. Sedangkan bagi tanaman bersuhu panas, akan dapat tumbuh optimal pada suhu 20-32 derajat celcius.

 

6. Nutrisi.

 

Tumbuhan hidroponik juga memerlukan nutrisi banyak seperti hal nya tumbuhan yang dibudidaya ladang, yakni enam unsur nutrisi makro + tiga belas unsur nutrisi mikro. Jika ingin mendapatkan hasil sayuran atau buah yang baik, maka harus memiliki nutrisi hidroponik yang baik. Ganti isi wadah nutrisi antara 12 sampai 14 hari dengan nutrisi baru. Supaya tumbuhan bisa tumbuh sehat dan fresh. Sesuaikan juga nilai ppm nutrisi dan sesuaikan dengan keperluan tumbuhan yang kita tanam.

 

Keuntungan Hidroponik.

 

Keuntungan Teknik Hidroponik dibanding Pertanian Biasa

 

Jika Anda sudah bercocok tanam dengan metode hidroponik, Anda tentu sudah merasakan banyak keuntungan dari hidroponik. Adapun keuntungan bercocok tanam dengan sistem hidroponik antara lain:.

 

- Tidak membutuhkan media tanah, hal tersebut karena sistem hidroponik tidak menggunakan tanah untuk media tanamnya. Hal tersebut juga membuat lingkungan bercocok tanam Anda terlihat lebih bersih, sebab tidak menyentuh tanah sama sekali.

- Perkembangan tanaman jadi semakin cepat, karena nutrisi yang dibutuhkan tanaman lebih cepat diserap karena berbentuk cair.

- Lebih fisien dalam penggunaan air, jadi Anda tidak perlu menyiram tanaman Anda sebagaimana yang Anda lakukan ketika bercocok tanam di kebun.

- Hanya dibutuhkan tenaga kerja yang ringan, dengan menggunakan cara hidroponik Anda tak butuh tenaga banyak orang untuk pengolahan lahan, melakukan penanaman dan pemanenan.

- Mudah dalam proses pemanenan hasil tanaman.

- Hasil produksi dengan cara hidroponik lebih banyak.

- Penggunaan lahan lebih efisien, tentu saja hal itu dikarenakan Anda tidak membutuhkan area yang besar.

- Terjamin kebersihannya, buah dan sayur yang Anda produksi dapat lebih terjaga kebersihannya daripada dengan ditanam di lahan perkebunan.

- Gampang dalam penanganan penyakit dan hama sehingga kecil peluang terkena penyakit dan hama.

- Tidak bergantung dengan cuaca.

- Penggunaan pupuk dan air lebih efisien dan hemat.

- Hasil serta kualitas produk lebih tinggi dan lebih steril.

 

Tempat dan Peralatan.

 

Jenis-jenis tempat hidroponik dapat kita pakai untuk berkebun. Media tanam tersebut mempunyai manfaat untuk membantu peresapan terhadap nutrisi oleh tanaman, dengan tujuan untuk memperkuat akar dari tumbuhan tersebut.

Tempat hidroponik adalah material atau bahan bukan tanah yang dipakai sebagai media tumbuh dan suburnya akar tanaman. Tempat tanam berfungsi sebagai pendukung agar tanaman dapat berdiri lurus dan tidak mudah roboh. Salah satu perbandingan yang mencolok antara menanam konvensional dengan sistem hidroponik berada pada tempat yang dipakai.

Secara konvensional, media tanam yang wajib adalah tanah, namun pada metode hidroponik menggunakan tempat bukan tanah. Beberapa macam media tanam yang selalu dipakai di metode hidroponik antara lain; Sekam Bakar atau Arang Sekam, Expanded Clay, Spons, Cocopeat, Rockwool, Perlite, Pumice, Vermiculite, atau Akar Pakis.

Peralatan hidroponik sangat dibutuhkan untuk menanam tanaman hidroponik terlebih lagi bagi orang berkantong tipis. Harga alat hidroponik juga terjangkau. Seperti yang kita lihat bahwa menanam dengan cara hidroponik adalah kultur tanaman dengan memanfaatkan air yang banyak unsur hara tanpa menggunakan tanah.

Dengan menggunakan cara hidroponik, pasokan air pada tanaman akan lebih sedikit dari pada keperluan air pada budidaya air dengan menggunakan tanah. Sehingga teknik hidroponik cocok diaplikasikan di tempat yang sumber tanah yang terbatas.

Peralatan yang dipakai untuk membudidayakan hidroponik adalah benih, rockwool, netpot, kain panel, bak, steorofom. ke-7 alat-alat ini harus dipenuhi agar tanaman hidroponik yang kita terapkan berjalan dengan baik.

 

Pengendalian Hama.

 

Hama merupakan organisme yang lagi mencari makan untuk kelangsungan hidupnya. Namun adanya hama yang kerapkali memakan dedaunan dan menjadikan hama termasuk makhluk kecil yang dimusuhi oleh para petani. untuk jenis tanaman hidroponik, tidak berarti tanaman terbebas dari serangan hama, tetap saja ada wereng yang mengancam keberlangsungan hidup tanaman.

 

Sebagai petani tanaman hidroponik, tentunya wajib mengetahui wereng apa saja yang bisa mengancam pertumbuhan tanaman. Pemilik, Anda, Tukang kebun wajib tahu apa saja jenis hama, dan nantinya Anda wajib mengetahui bagaimana cara menghilangkan wereng. Di bawah ini, kami akan menjelaskan beberapa macam wereng tanaman hidroponik yang wajib petani ketahui.

 

1. Ulat.

Hama ulat ini memang sudah begitu tersohor di kalangan petani. Pasalnya popularitas ulat ini sendiri memang tidak perlu untuk disangsikan lagi, bahkan menjadi musuh abadi untuk para petani. Begitu juga termasuk pada petani yang tanamannya sering diganggu oleh hama ulat. Salah satu macam ulat yang biasanya menyerang tanaman cabai yaitu ulat grayak/spodoptera litura.

 

Ulat jenis ini bisa memangsa daun sampai benar-benar habis dalam waktu yang cepat, sehingga dapat menyebabkan kemampuan fotosintetis dari tanaman cabai menjadi terganggu. Pada serangan yang masuk dalam tahap massif menjadikan ulat grayak ini memangsa semua bagian daun, bahkan hanya sekedar menyisakan tulang-tulang daunnya saja.

 

2. Semut.

Semut merupakan wereng utama di perkotaan dan pertanian, yang bisa merusak tanaman dan mengancam wilayah tempat tinggal baik di luar maupun di dalam ruangan.

 

Berdasarkan sejumlah pendidikan hidroponik dan jasa hidroponik di beberapa lokasi di Jawa Barat atau di luar Jawa Barat, ada beberapa halangan yang dihadapi para petani secara global.

 

Kendala-kendala berkebun hidroponik tersebut mungkin juga sedang kamu hadapi. Mari kita urai satu per satu berikut pemecahannya.

 

Kendala Berkebun Hidroponik dan Pemecahannya

 

Hambatan berkebun hidroponik yang akan kami simpulkan di sini merupakan masalah global yang sesungguhnya bisa saja dicegah dengan mudah. Beberapa kendala tersebut, antara lain:.

 

- Biaya berkebun hidroponik terbilang mahal |

- Keterbatasan lahan dan ruang

- Teknik dan perawatan yang rumit

- Rumitnya memperoleh persediaan alat dan bahan.

Kami batasi kendala umum tersebut pada 4 hambatan yang umum dilontarkan peserta pelatihan hidroponik yang telah kami selenggarakan. Sekarang mari kita analisa dengan saksama, benarkah hambatan tersebut benar-benar ada?

 

Hidroponik itu Murah dan Mudah

 

Pendanaan awal untuk bertani hidroponik skala rumahan sesungguhnya tidak mahal, karena bertani hidroponik dapat memanfaatkan alat-alat bekas yang banyak tersedia habitat sekitar rumah. Menjadi terlihat mahal karena adanya perbedaan yang tak sesuai, petani perintis membandingkan kinerja mereka dengan ladang hidroponik skala industri, perbandingan tak sepadan bukan? Personal versus korporasi.

 

Kalaupun terbukti para petani perintis itu ingin berkebun skala industri makan penanaman modal mencapai ratusan juta yang harus dikeluarkan, tetap saja jatuhnya jauh lebih hemat.

Keterbatasan Lahan dan Ruang.

Kendala berkebun hidroponik lainnya yang barangkali sering dilontarkan ialah soal keterbatasan tempat. Tak jarang warga perkotaan yang berpendapat di rumahnya tidak ada tempat yang dapat dijadikan kebun.

 

sempitnya lahan sebetulnya bukan problem sebab urban farming tidak seperti bertani di atas sehamparan tanah coklat. Anda bisa berkebun di tembok, pagar, atap, atau ruang sempit lainnya. Semua tergantung ide kreativitas masing-masing. Andai bingung mencari titik atau lahan yang bisa dijadikan untuk berkebun ada baiknya meminta pendapat dengan ahlinya. Kami sudah menerima banyak konsultasi dari masyarakat mengenai pemilihan bagian rumah yang sesuai dijadikan kebun.

 

Cara Menanam Hidroponik.

 

Berdasarkan sejumlah pendidikan hidroponik dan jasa hidroponik di sebagian wilayah di Jawa Barat maupun di luar Jawa Barat, ada beberapa halangan yang ditemukan para buruh tani secara global.

 

hambatan-hambatan berkebun hidroponik tersebut mungkin juga sedang Anda hadapi. Ayo kita urai satu demi satu berikut solusinya.

 

Hambatan Berkebun Hidroponik dan Pemecahannya

 

Kendala berkebun hidroponik yang kami simpulkan di sini merupakan masalah global yang sesungguhnya bisa saja diatasi dengan mudah. Beberapa kendala tersebut, antara lain:.

 

· Dana berkebun hidroponik terbilang mahal

· Keterbatasan lahan dan ruang

· Tips dan perawatan yang rumit

· Rumitnya mendapatkan persediaan alat dan bahan.

Kami batasi kendala umum tersebut dengan 4 hambatan yang secara umum disampaikan para kontestan pelatihan hidroponik yang telah kami laksanakan. Sekarang mari kita telaah dengan saksama, benarkah kendala itu benar-benar ada?

 

Hidroponik itu Murah dan Mudah

 

Investasi awal untuk berkebun hidroponik skala rumahan sesungguhnya tak mahal, karena berkebun hidroponik dapat memanfaatkan alat-alat bekas yang telah tersaji di lingkungan sekitar rumah. Menjadi terlihat mahal karena ada perbandingan yang tidak cocok, petani perintis mencocokkan kinerja mereka dengan kebun hidroponik skala industri, perbandingan tidak seimbang bukan? Personal versus korporasi.

 

Kalaupun terbukti para petani perintis tersebut hendak bertani skala industri makan investasi sekian ratusan juta yang wajib dikeluarkan, tetap saja jatuhnya jauh lebih irit

 

Vitamin Hidroponik.

 

Tumbuhan hidroponik memerlukan vitamin atau nutrisi tertentu sebagai sumber unsur hara untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman yang dihasilkan dengan cara hidroponik dimana tanah tak dipakai sebagai media menanam.

Nutrisi untuk tumbuhan Hidroponik ini mengandung semua unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman baik berupa hara makro K, N, P, Mg, Ca dan S maupun hara mikro Fe, Mn, Zn, B, Cu serta Mo. Adapun C, H serta O diperoleh dari

 

udara dan air. Vitamin tanaman Hidroponik ini diformulasi dengan teknik yang khas sesuai dengan tipe tumbuhan semisal tanaman Tomat, Melon, Paprika, Sayur Dedaunan (Selada, Pakcoy, Caisim, Bayam, Horenzo, dll ), Stroberi, Mawar, Bunga Krisan serta sebagainya. Komposisi memakai garam-garam mineral yang dapat larut dalam air dengan metode sempurna menjadi tidak menyebabkan drip pengair tetesan air jadi tersumbat. Dimasukkan ke dalam kantong berbentuk plastik jadi tidak sulit dalam hal transportasi. Satu set kandungan nutrisi hidroponik terdiri dari dua tahapan yakni Bagian A untuk membikin Larutan Stok A dan Bagian B untuk membuat Larutan Stok B. Pada Bagian A terkandung Kalsium serta dalam Bagian B yang mengandung Phosphate serta Sulfate. Dalam keadaan yang pekat (yang berupa larutan Stok) Calcium tidak boleh bercampur dengan

 

Phosphate atau Sulphate, oleh karena itu ada Bagian A serta Bagian B. Kangkung Hidroponik. Bercocok tanam secara hidroponik menggunakan perkakas dan perlengkapan yang komplit biasanya akan memerlukan modal awal yang besar. Namun, apabila untuk hobi atau sekedar menyalurkan kegemaran bertanam, maka perangkat dan bahan bisa diakali dengan memakai bahan yang murah, sederhana dan ada di sekitar rumah. Berikut ini tata cara membuat wadah tanam hidroponik yang sederhana dengan memanfaatkan botol air bekas. Untuk tanaman uji yang digunakan

ialah bibit kangkung darat. Alat

dan bahan yang digunakan

:. -Botol air minum -Gunting -Gelas plastic bekas ukuran kecil -Arang sekam. -Bibit tanaman kangkung darat- Solder atau paku. -Cairan nutrisi untuk hidroponik. Cara Membuat Model Botol Rebah. Model ini, botol bekas diatur seperti pipa horizontal. Lumayan sambil belajar bila tertarik untuk bertanam hidroponik menggunakan pipa pralon atau PVC yang panjang. Model ini termasuk rakit apung tanpa menggunakan sumbu. Gelas bekas kecil yang sudah disiapkan dikasih lubang yang merata di

bagian bawah dan bagian samping secara memutar. Gelas bekas ini nantinya akan dipakai untuk wadah arang sekam dan tempat penanaman bibit tanaman kangkung darat. Botol minum pada posisi vertical mendatar dan bagian atasnya dibuat 2 buah lubang saja yang cukup besar untuk memasukkan gelas kemasan tadi. apabila mengguakan botol dengan bentuk yang lebih besar dan panjang bisa diperbanyak jumlah lubang tersebut. Botol aqua ini nantinya berguna untuk tempat larutan nutrisi hidroponik. Jangan lupa untuk memberikan lubang dengan solder atau kawat yang telah dipanaskan pada beberapa bagian botol untuk tempat pergantian udara. Bibit tanaman kangkung yang sebelumnya sudah disemai, diambil dan setelah itu media tanam dibersihkan menggunakan air bersih. Berikutnya akar kangkung dimasukkan ke dalam gelas plastic dengan keadaan sebagian akar dikeluarkan melalui lubang pada bagian bawah, supaya nanti langsung mencapai larutan nutrisi.

Berikutnya Sekam bakar ditimbunkan kedalam gelas kemasan hingga tanaman kangkung dapat berdiri dengan tegak. Kemudian Siram dengan air.

 

Cabe Hidroponik

 

Cabai hampir jadi keperluan utama untuk orang-orang, khususnya di Nusantara. Karena cabe ini adalah rempah-rempah bahan baku dari sambal. Dimana sambal ini adalah teman dari hampir semua masakan Nusantara. Selain sebagai saus sambal, lombok itu sendiri menjadi rempah-rempah baku dari berbagai macam makanan di Nusantara.

 

Tanaman lombok bukan merupakan tumbuhan yang sukar ditanam. Dalam artian tanaman cabai mudah merawatnya dan menanamnya. Tanaman lombok dapat tumbuh di banyak macam tanah dan suhu udara. Tumbuhan cabai tak begitu memilih-milih di media tanam & daerah tanamnya.

 

Umumnya, tanaman cabe yang kebanyakan kita peroleh dari tukang sayur atau dari pasar adalah hasil dari pertanian. Cabai ditumbuhkan secara masal dalam lahan yang luas.

 

Walaupun begitu, untuk memperoleh cabai, Anda tak harus mempunyai ladang yang luas dan bertani dengannya. Tetapi Anda dapat menumbuhkan cabai di bermacam-macam media yang lebih simpel seperti tanah di pekarangan rumah, di pot atau di polybag.

 

disebabkan tumbuhan lombok ini tidak besar kita dapat menanamnya di pot atau polybag. Selain kita tidak memerlukan tanah yang berlimpah dalam pot atau polybag tersebut.

 

Pilihan lain dari media tumbuhan tanah untuk tanaman cabe adalah hidroponik. Dengan memakai media tanam hidroponik, menanam cabai menjadi lebih sederhana dan tak merepotkan. Selain itu kita bisa membuat beberapa modifikasi seperti halnya menciptakan pipa paralon bersusun sebagai ganti potnya. Ini akan sangat menghemat tempat sehingga menghasilkan efisiensi. Jadinya kita bisa menumbuhkan lebih banyak tanaman cabai dalam ruang yang sama.

 

Tomat Hidroponik

 

Tumbuhan Hidroponik Tomat Dipindah ke dalam Botol Plastik atau Tempat bunga

 

Pindahkan bibit tomat ke bak Pot atau Botol Plastik dengan tujuan agar biji dapat besar lebih cepat. Perhatikan akar tumbuhan supaya jangan sampai tertanam semua nya, berikan jarak disekitar akar dan air nutrisi biar akar dapat oksigen.

 

Vitamin dan Pengembangan Tomat Hidroponik

 

Untuk meluaskan tomat hidroponik bisa dilakukan berbagai macam, metode yang cukup mudah dan enggak memberatkan ialah dengan mengaplikasikan metode hidroponik sistem wick. Coba lihat foto di bawah ini, buatlah wadah yang menyesuaikan dengan sistim wick. Gunakan hidroton atau krikil pada media tanaman buat menolong menyangga tumbuhan hidroponik tomat. Apabila tumbuhan telah bertambah besar dan tinggi gunakan kecambah yang mendukung tumbuhan tegak berdiri.

 

Cara Menanam Tomat Hidroponik

 

Menanam tanaman tomat hidroponik relatif mudah serta terjangkau. Salah satu faktor yang paling penting adalah kemauan untuk berlatih dan mencoba.

 

Pada postingan kali ini kami akan share teknik berkebun tomat hidroponik dengan mengfungsikan halaman sempit di rumah.

 

Pemilihan Benih Tomat

 

Langkah pertama dalam menanam tanaman tomat hidroponik ialah memilih benih yang bagus. Salah satu tips memilih benih tomat yang berkualitas adalah dengan berbelanja benih dalam kemasan di kios pertanian disekitar kita maupun via toko online.

 

Sebelum berbelanja benih tomat sebaiknya pastikan bibit yang kita beli ialah benih yang berkualitas serta sudah teruji kelebihan nya dan lebih kebal terhadap hama penyakit.

 

Penyemaian Benih Tomat

 

Untuk menyemai benih atau biji tomat pakai lah rockwool sebagai media tanam hidroponik sebab lebih gampang ketika dipindahkan.

 

Caranya:

 

Potong rockwool membentuk dadu kecil

Kemudian rendam pada air yang telah mengandung nutrisi

Lalu selipkan benih tomat kedalam rockwool, tiap rockwool di masukkan dengan satu benih tomat saja

Selanjutnya letakkan Rockwool di tempat yang tidak terkena matahari langsung sampai beberapa hari, jika sudah menunas pindahkan di lokasi yang ada sinar matahari.

Bila sudah mempunyai 4-6 daun sejati, benih tomat hidroponik telah berani dipindahkan ke wadah yang lebih besar.

 

Sawi Hidroponik

Sawi Hijau (Brassica Juncea) adalah salah satu tanaman sayuran yang lumayan terkenal. Sayuran sawi ini dikenal juga sebagai caisim, caisin, atau sawi bakso, sayuran sawi ini tidak sulit untuk dikembangbiakkan dan dapat dikonsumsi saat masih segar (biasanya dilayukan dengan air panas) atau dibuat menjadi asinan.

 

Jenis sayuran sawi ini gampang tumbuh di daerah rendah maupun daerah yang tinggi. Sawi merupakan Sayur-sayuran yang mempunyai banyak manfaat untuk tubuh kita. Karena selain kaya akan serat dan vitamin, pastinya juga bisa mencegah berabagai penyakit, seperti tanaman Sawi yang mempunyai nama latin Brassica Juncea ini termasuk ke dalam Family Curciferae.

 

Sawi hijau adalah salah satu sumber yang kaya akan anti-oksidan flavonoid, indoles, sulforaphane, karoten, lutein dan zeaxanthin. Indoles, terutama di-indolyl-metana (DIM) dan sulforaphane mempunyai manfaat reel dalam memerangi prostat, kanker usus, penyakit kanker payudara, dan kanker ovarium yang bersumberkan penghambatan pertumbuhan sel kanker, efek sitotoksik pada sel kanker.

Share :