Image

okezone.com

Back to Okezone
  • Ngobrol
  • Berita
  • PARAH!!! Terendam Banjir, Persawahan di Pati Terpaksa Panen Dini
17 February 2017 11:08 WIB #1
44 0 Bookmark
Join Date: 20 July 2016
Post: 283

PARAH!!! Terendam Banjir, Persawahan di Pati Terpaksa Panen Dini

Ilustrasi Padi Terendam Banjir. (Foto: ANTARA FOTO/ Umarul Faruq)

Arah - Petani di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terpaksa memanen padi lebih awal karena persawahan terendam banjir. Kondisi hujan yang intens sejak beberapa hari yang lalu mengakibatkan area persawahan terendam. Petani khawatir jika tak segera panen, seluruh padi akan terendam.

"Jika tidak dipanen lebih awal, dikhawatirkan akan mengalami puso, sehingga kerugiannya juga semakin besar," kata Hadi, salah seorang petani asal Desa Sugiharjo, Pati, Kamis (16/2).

Walau tiga kotak areal tanaman padi milik Hadi telah masuki masa panen, namun akan lebih bagus kualitasnya jika menunggu beberapa hari lagi. Ia melanjutkan, apabila ketingginan genangan hanya setengah dari tanaman, padi masih bisa bertahan hingga dua pekan.

"Jika genangan air mencapai pucuk tanaman, maka tanaman tersebut hanya mampu bertahan sekitar lima hari," ujarnya, seperti dilansir Antara.

Maka mau tak mau dilakukan panen sebelum waktunya selagi genangan tidak mencapai ketinggian tanaman padi.

"Kalaupun tidak dipanen segera, ketika air surut tanamannya justru akan roboh, karena batangnya sudah mulai membusuk akibat terendam banjir terlalu lama," tuturnya.

Baca Juga:Sakit TBC Kelenjar, Fitri Tropica Tunda Punya Anak
Aher Ajak Warga Galakkan Salat Subuh Berjamaah di Masjid

Ia mengungkapkan kecemasan beberapa petani. Tanaman padi yang dipanen saat belum masanya terancam tak laku dijual. Adapun harga jual gabah saat ini tengah jatuh, katanya. Per kuintal hanya diberi harga Rp200.000, padahal sebelumnya bisa lebih mahal.

"Kalaupun masih untung, tidak sebanding dengan tenaga dan permodalan yang dikeluarkan dan penantian selama tiga bulan lebih," jelasnya.

Darsilan, petani lainnya asal Desa Sugiharjo juga mengatakan hal sama. Bahkan menurutnya untuk menjualnya ke pasaran juga agak susah, mengingat kualitas padi yang dipanen menurun.

"Kondisi hujan seperti sekarang, sulit untuk menjemurnya sehingga ketika tidak segera dijemur gabahnya justru tumbuh tunas dan warna berasnya ketika diselep biasanya kehitaman," ucapnya.

Padahal katanya, pada musim panen sebelumnya tanaman padi miliknya seluas satu kotak bisa laku Rp4 juta, kini hanya laku Rp2 jutaan. Sebelumnya, sungai yang tidak mampu menampung debit air tinggi dari curah hujan mengakibatan banjir yang menggenangi areal tanaman padi di wilayah Desa Sugiharjo dan sekitarnya.

Terkait:Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
Ini Janji Garda Bangsa kepada Kapolri
Meski Patah Kaki, Bocah Ini Tetap Semangat Kawal Rizieq
KontraS Sebut Pilkada Momentum Menyulap Figur Politik Lokal
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!
Rindu Pulang ke Rumah Kubah Lumpur di 'Desa Sarang Lebah' Aleppo
FOTO: Badai dan Longsor Salju di Afghanistan Puluhan Orang Tewas
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar
FOTO: Cerita di Balik Abyab Binsari, Gua Jepang di Pulau Biak
SBY: Penyadapan Bentuk Kejahatan Serius 

#Jakarta #Padi Terendam Air #persawahan #jawa tengah #Sawah

Ingin informasi lebih, follow  dan Like 

Share :