Image

okezone.com

Back to Okezone
  • Ngobrol
  • Berita
  • Siswa SMAN 7 Bogor Dibully, Dipaksa Tenggak Miras dan Tawuran
14 September 2017 11:42 WIB #1
32 3 Bookmark
Join Date: 18 August 2017
Post: 136

Siswa SMAN 7 Bogor Dibully, Dipaksa Tenggak Miras dan Tawuran

BOGOR– Aksi bullyng terhadap pelajar kembali terjadi di Kota Bogor. Siswa SMAN 7 Kota Bogor, LJ (16), dipaksa kakak kelasnya menenggak minuman beralkohol. Selain itu, korban dipaksa belajar cara tawuran hingga menjadi sansak hidup.

Kabar yang beredar, di lokasi sekitar sekolah, bilangan Jalan Palupuh Raya, juga kerap terjadi aksi pemalakan oleh oknum senior tersebut. Mereka juga kerap menyuarakan kebencian dan memprovokasi adik-adik kelasnya agar bermusuhan dengan sekolah tertentu.

Kepada Radar Bogor, orang tua korban, SA (46), warga Loji, Kecamatan Bogor Barat menceritakan aksi bullying yang menimpa anaknya itu. Senin (11/9) pukul 21.00 WIB, anaknya belum juga pulang ke rumah dari sekolah.

Padahal, kata dia, LJ yang saat ini masih duduk di bangku kelas X, jarang pulang telat dan paling telat sekitar pukul 17.00 WIB. “Biasanya sudah ada di rumah dari waktu bubar sekolah jam setengah 4,” kata SA.

Merasa khawatir, ia kemudian menelepon LJ. Dalam sambungan telepon, meski mengabarkan akan segera pulang, tapi SA merasa ada nada ketakutan dari sang anak yang membuatnya curiga. Benar saja, sesampainya di rumah, LJ bercerita ia dipaksa kakak kelasnya minum-minuman keras, ditendang dan dipukul.

“Anak saya ditahan sampai jam sembilan malam, sampai rumah jam sepuluh malam. Ini satu hal yang perlu direspon oleh masyarakat, ini mengarah ke kriminal berat,” tegasnya.

Berdasarkan pengakuan sang anak, kata SA, sebelum peristiwa itu terjadi, LJ sempat dicegat oleh seniornya dan dibawa ke Taman Palupuh yang menjadi lokasi penganiayaan. Letaknya tepat berada di belakang SMAN 7.

“Ada sekitar 20 orang yang membully anak saya. Korbannya bukan anak saya saja, ada 11 siswa lain, tetapi dua di antaranya berhasil meloloskan diri,” ungkapnya.

SA mengatakan, akibat peristiwa tersebut saat ini anaknya mengalami trauma dan tak mau masuk sekolah. SA sendiri mengaku sudah mengadukan peristiwa tersebut kepada pihak sekolah.

“Ini anak saya tidak mau sekolah, syok berat. Keinginan saya para pelaku bullying diberi tindakan yang membuat jera. Saya masih menunggu respon pihak sekolah, bila tak bisa diatasi terpaksa akan lapor polisi. Sejauh ini saya telah mengumpulkan saksi-saksi dan bukti,” bebernya.

Masih kata SA, pihaknya juga menuntut agar pihak sekolah mengeluarkan siswa yang terbukti melakukan bullying terhadap anaknya.

“Ini mencoreng dunia pendidikan, sebab aksi tersebut sudah masuk tindak kekerasan dan kriminal berat,” tegasnya.

Soal ini, Wakil Kepala SMAN 7, Agus Setiadi mengaku masih membutuhkan waktu untuk penyelidikan. Dia mengatakan, pihak sekolah sudah mengundang secara resmi orang tua korban untuk dimintai klarifikasi bersama Babinkamtibmas dan Babinsa Bogor Utara.

“Orang tua LJ sudah melaporkan pada kami. Dan pihak sekolah akan segera meng-kroscek dengan menemui ketua RT setempat untuk menanyakan apakah anak-anak sekolah ada di Taman Palupuh pada malam hari. Saya akan ke rumah korban akan mengajak ngobrol anaknya,” akunya.

Agus juga menegaskan, sekolah akan menjatuhkan sanksi apabila ada anak didiknya terlibat bullying. Menurutnya, sekolah memiliki aturan, anak-anak yang terlibat akan dipanggil serta diberikan tindakan tegas, jika terbukti melakukan aksi tersebut.

“Siswa pulang sekolah jam setengah 4, diberikan toleransi hingga jam 5 sore dengan pengawasan sekuriti. Kalau ada kejadian seperti bullying, biasanya terjadi di luar jam belajar, sulit untuk mengawasi pada jam itu. Kami meminta bantuan dari masyarakat untuk memantau, teguran didahulukan kemudian dirapatkan dengan dewan guru dan wali kelasnya kemudian diputuskan hukuman kepada pelaku,” urainya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana, mengecam keras aksi bullying itu. Dia meminta pihak sekolah segera menindaklanjuti. Jika terbukti, maka harus ada tindakan dan sanksi tegas.

“Sekolah juga harus lebih peduli. Jika ada kegiatan di luar sekolah, harus ada fungsi kontrol dan pengawasan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingkinkan. Jika memang kasus ini terbukti ada pelanggaran hukum, ya harus ditindak cepat,” cetus politisi Partai Golkar itu.


Share :
14 September 201711:46 WIB #2
Join Date: 21 August 2017
Post: 44
parah ini

Baca juga berita menarik lainnya :

14 September 201714:22 WIB #3
Join Date: 2 September 2017
Post: 530
Disini aku mau Sharing aja ya
Banyak temen aku yang tercukupi kebutuhannya tanpa kerja
Caranya bagaimana?? hanya mengeluarkan 10 ribu
untuk bermain di www. pokerayam .com hanya hitungan menit saja
ratusan hingga jutaan pun didapat dikarenakan pokerayam
selalu memberikan promo dan keberuntungan kepada member setianya
banyak promo dan hadiah menarik yang akan update disetiap saat
yuk silahkan bergabung pada pokerayam jangan lewatkan
MODAL 10 ribu MENJADI 1 JUTA
info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8C0B757
14 September 201719:28 WIB #4
Join Date: 30 April 2017
Post: 608

POKERCERIA

PIN BB : 2C007459

LINK DAFTAR : goo.gl/0hejo3

Jenis Game PokerCeria :

Poker

Ceme

QQ Gaple

Blackjack

CapsaSusun

Minimal Deposit / Withdraw : 25.000 / 50.000

Promo PokerCeria :

Bonus Deposit 5%

Bonus Rollingan 0.5%

Bonus Refferal 15%

LINK DAFTAR : goo.gl/0hejo3

Link Alternatif :