Image

okezone.com

Back to Okezone
7 December 2017 19:21 WIB #1
65 1 Bookmark
Join Date: 23 October 2017
Post: 213

Golkar: Pemekaran Desa Kendala DOB Tanjung Selor

TANJUNG SELOR

Pemekaran Desa Kendala DOB Tanjung Selor

Content Image


Rabu, 06 Desember 2017 13:44

 

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Masih diberlakukannya moratorium DOB oleh Presiden Joko Widodo membuat daerah yang ingin dimekarkan harus menunggu sampai kebijakan itu dicabut. Masalah keuangan negara menjadi faktor utama Presiden belum mencabut kebijakan moratorium.

 

Ketua Presidium DOB Kota Tanjung Selor Achmad Djufrie mengatakan, usulan pemekaran DOB Tanjung Selor juga masih menghadapi beberapa persoalan. Di antaranya terkait pemekaran desa untuk kemudian menjadi pemekaran kecamatan. Untuk pemekaran desa perlu adanya peraturan daerah (Perda) yang dibuat oleh Pemkab Bulungan.

 

“Kita menunggu perda tentang pemekaran desa dari Pemkab Bulungan untuk DOB Tanjung Selor,” tuturnya, Senin (4/12) lalu.

 

Dia mengatakan, data mengenai desa ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulungan. Namun, kata dia, DPMD masih stagnan atau diam di tempat.

 

“DPMD tidak akan memberikan data kalau tidak ada desakan politik dari DPRD Bulungan,” ujarnya.

 

Ditambahkan, pemekaran desa sendiri juga saat ini sedang dilakukan kebijakan moratorium.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Bulungan Syarwani menyatakan kondisi ini merupakan sumbatan yang terjadi mulai dari bawah hingga atas. Selain DOB masih moratorium, pemekaran desa pun demikian. Menurutnya, seharusnya kementerian terkait sesuai UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pemekaran desa ini tidak perlu dimoratoriumkan. Sebab, persoalannya bukan hanya Tanjung Selor yang akan dijadikan kota.

 

“Jauh sebelum lahirnya UU itu, sebenarnya ada 12 desa yang sudah mengajukan pemekaran di Bulungan. Seperti di Desa Gunung Putih, Mara Tengah, dan Mara Satu. Beberapa desa sudah mengusulkan sebelum UU Desa lahir, bahkan dokumennya ada di Pemkab Bulungan, di DPMD untuk pemekaran desa,” ungkapnya.

 

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, perlu audiensi dengan pemerintah pusat untuk menjelaskan kondisi asli di daerah. Selain itu, minta fasilitasi Pemprov Kaltara agar pusat bisa mempertimbangkan membuka moratorium pemekaran desa.

 

Yang paling penting, kata Syarwani, yakni mempersiapkan kelengkapan data yang akurat. Menurut dia, sebenarnya ada beberapa desa di Tanjung Selor yang jika mengacu UU Desa sudah memenuhi syarat untuk bisa dimekarkan. Misal, Tanjung Selor Hilir dan Tanjung Selor Hulu.

 

“Kecamatan tidak bisa dimekarkan sebelum ada pemekaran desa,” ujarnya.

 

Untuk ada usulan memekarkan desa, lanjutnya, juga perlu dilakukan pemekaran di tingkat rukun tetangga (RT). Data terkait pemetaan RT juga sudah dimiliki oleh DPMD Bulungan. Sehingga, prosesnya berjenjang mulai dari RT, desa/kelurahan, hingga kecamatan.

 

Dia menyatakan yang dimaksud oleh Presiden terkait moratorium adalah pemekaran DOB, bukan pemekaran desa. “Kita ingin bermain di bawah dulu, mulai dari RT. Jadi, kalau di bawah sudah klir, ketika moratorium dicabut kita tinggal menyodorkan dokumennya ke pusat.

 

Terkait hal ini, Syarwani berencana memanggil DPMD Bulungan dan Presidium DOB Tanjung Selor untuk rapat dengar pendapat. Sehingga bisa memiliki gambaran langkah ke depan dalam upaya pemekaran Tanjung Selor. “Kami perlu tahu apa saja yang sudah dilakukan DPMD Bulungan soal pemekaran ini. Bersama Presidium kan bisa membantu DPMD terkait RT. Saya usahakan pertemuan dilakukan sebelum Natal,” ujarnya. (rus/fen)

 

 

LINK: http://bulungan.prokal.co/read/news/10638-pemekaran-desa-kendala-dob-tanjung-selor.html

Share :
8 December 201712:15 WIB #2
Join Date: 2 September 2017
Post: 2409
PENGUMUMAN !!!
Untuk Merayakan Natal 2017 dan Menyambut Pergantian Tahun 2018
www(titik)pokerayam(titik)org ingin memberikan info
Deposit 50 ribu FREE 50 ribu loh !!!
Berlaku pada 1 Des 2017 - 1 Januari 2018
Hanya 100 User ID Beruntung jangan ketinggalan
Masih banyak promo lainnya juga loh

info keberuntungan lebih lanjut
BBM : D8C0B757
Line : pokerayam
Whatsapp : +85587646043