Image

okezone.com

Back to Okezone
17 May 2018 16:43 WIB #1
37 2 Bookmark
Join Date: 14 March 2018
Post: 126

Satu Musuh Bersama Yakni TERORIS

Setelah aksi penyanderaan di Markas Komando Brigade Mobil (MAKO) Brimob di Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) lalu, teror kembali terjadi dua hari berturut-turut. Kali ini teror dilakukan di Kota Surabaya, serangan bom bunuh diri di tiga gereja pada Minggu (13/5) pagi. Para teroris juga melancarkan aksinya di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo dan Polrestabes Surabaya pada, Senin (14/5) pagi.Bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel pada pukul 06.30 WIB. Lantas bom kedua meletup di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro pukul 07.15 WIB, disusul serangan bom ketiga di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno, Surabaya pada pukul 07.53 WIB.Serangan ini dilakukan ketika jemaat sedang melakukan misa Minggu pagi. Menurut keterangan polisi sampai saat ini jumlah korban meninggal dunia sudah 13 orang enam di antara pelaku teror. Sementara ada 41 orang luka-luka dalam tragedi yang memilukan ini. Teror ini terkesan brutal dan sporadis tapi dapat diketahui bahwa targetnya satu tempat. Surabaya dan daerah sekitarnya menjadi sasaran para teroris kali ini. Belum diketahui alasan pastinya. Yang baru dipastikan Surabaya tidak akan tumbang dan takut dengan teror ini. Kota terbesar di Indonesia tersebut sudah hapal bagaimana rasanya diserang.

Seperti yang telah diketahui Belanda pernah menyerang Surabaya pada agresi militer I. Pada Oktober dan November 1945 Belanda habis-habisan menyerang Surabaya. Ketika itu Inggris juga mengirimkan banyak pasukan untuk melucuti senjata Jepang yang sudah menyerah. Rakyat Surabaya melakukan perlawanan dan sejarah mencatat peristiwa 10 November tersebut menjadi hari Pahlawan Indonesia. Dari sejarah kita semua tahu Surabaya tidak akan pernah goyah dengan gertakkan teror seperti ini. Kepolisian Republik  Indonesia pun sebenarnya sudah mengetahui jaringan dan sel-sel teroris.Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian sudah mampu memberikan penjelasan motif pelaku teror kali ini. Menurut Tito pelaku pengeboman di tiga gereja di Surabaya merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid atau (JAT). Kelompok tersebut merupakan pendukung utama ISIS yang ada di Indonesia.

Pemerintah bergerak cepat dengan melakukan berbagai langkah penangkap dan antisipasi. Karena itu yang diperlukan saat ini ketenangan masyarakat untuk mampu menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama. Sebab tidak menutup kemungkinan aksi-aksi yang dilakukan para teroris dua hari terakhir ini untuk mengganggu dan meruskan harmonisasi kerukanan umat beragama di Indonesia. Kelompok teroris ini melakukan serangan ke rumah ibadah yang menjadi simbol agama. Jika harmonisasi kerukanan beragama memudar maka seluruh sektor dan lapisan Indonesia sebagai negara pun akan goyah. Oleh sebab itu serangan teror dua hari berturut-turut ini seharusnya menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk bisa kembali bersatu. Karena saat ini seluruh elemen bangsa Indonesia baik rakyat maupun pemerintah memiliki satu musuh bersama, yakni teroris. Dengan adanya satu musuh bersama tersebut maka tujuan berbangsa menjadi jelas yaitu menjaga hormanisasi kehidupan berbangsa dan bertanah air.

 

 

Share :
17 May 201817:34 WIB #2
Join Date: 30 April 2017
Post: 4151

Poker Ceria

==========================================

Join Bersama Pokerceria,Dapatkan Kesempatan Mitsubushi Xpander

Ultimate,Tingkatkan Terus Turnover anda.


Promo Poker Ceria :


- Bonus Refferal up 15%

- Bonus Turnover Harian

- Bonus Turnover Bulanan

- Bonus Tambahan Jackpot

Kontak Kami :

BBM : 2C007459

Sms : +85595594744

FB : Pokerceria

Minimal dp/wd : 25.000/50.000


website :


Tingkatkan Terus Turnover anda,dapatkan Hadiah Utama.

Proses dp/wd Cepat & Pelayanan Terbaik.



LINK DAFTAR : 

Jenis Game PokerCeria :

Poker

Ceme

QQ Gaple

Blackjack

CapsaSusun

LINK DAFTAR : 

17 May 201818:10 WIB #3
Join Date: 9 December 2017
Post: 845